Thursday, November 26, 2009

Sup Butternut Squash Kaldu Ayam

Butternut squash dan pumpkin merupakan beberapa bahan pangan favorit keluarga kami untuk disantap di musim gugur dan musim dingin. Saat ini, "pelanggan" masakan saya bertambah satu orang lagi, yaitu si kecil Estelle yang saat ini sudah masuk usia 7 bulan 20 hari. Sejak awal bulan November, kami sudah cobakan untuk memberikan pumpkin dan butternut squash organik sebagai salah satu pilihan makanannya. Awalnya hanya purée atau sup biasa, tanpa tambahan apa2. Namun belakangan ini sudah kami tambahkan ayam dan kaldunya.

Resep sup squash kaldu ayam ini mudah saja, hanya memerlukan squash kukus, kaldu ayam dan ayam yang dikaldu tadi... hehe... Squash kukus  segera diblender (saya menggunakan baby food processor Tefal), demikian juga ayamnya. Saya blender keduanya secara terpisah, kemudian saya kemas ke dalam food container kaca dan saya simpan di freezer. Biasanya saya buat untuk sekitar 3-4 kali makan. Kaldu ayamnya juga saya simpan di freezer (saat ini saya blm punya wadah penyimpanan makanan berbentuk ice cubes, jadi kaldu disimpan dalam food container kaca juga).

Begitu akan disajikan, saya keluarkan kaldu beberapa jam sblm jam makan, kemudian saya hangatkan di dalam mangkuk berisi air hangat. Squash dan ayam, saya defrozen dengan microwave atau food processor (kebetulan ada fungsi defrozen-nya). Di mangkuk bayi, saya campurkan squash dengan ayam, kemudian saya siram dgn kaldu. 

Ternyata memang enak ya sup ini. Anak pertama saya pun suka dan minta dibuatkan juga seperti adiknya (tentu saja dgn ditambah garam sedikit). 

Alhamdulillah, puas kalau bisa membuat anak2 senang dan sehat...

PS. 
  • Cara lain utk mengolah squash ada di Wholesome Baby Food.
  • Jangan menggunakan sembarang container kaca untuk menyimpan makanan di freezer. Silakan baca informasinya di sini. Saya menggunakan food container kaca yang sudah satu paket dengan baby food processor Tefal, jadi memang khusus untuk freezer dan defrozen.
  • Resep ini setahu saya bisa untuk bayi usia 7 bulan ke atas (sudah boleh makan daging ayam).

Friday, July 24, 2009

Wirework, by Dale Armstrong

This book is on my list now... Just don't know yet when I will buy it. Soon I hope :)


Saturday, February 28, 2009

Klepon

Buku ini sudah lama dikirimkan oleh ibuku di Jakarta, atas permintaanku tentunya. Jajan pasar memang favoritku sejak kecil. Namun, penerapan resep-resep yang ada di dalam buku sangatlah lambat. Maklum, ada keterbatasan bahan dan alat-alatnya. Hingga satu hari, akhirnya salah satu resep pun aku praktekkan, yaitu klepon, tanpa menggunakan kapur sirih karena menurut beberapa teman yang sudah mencobanya di sini, hasilnya tetap enak.

Brownies Kukus (Steamed Brownies)


I got the recipe from my friend's site but I cooked it with slight modifications. It was a simple cooking and really suitable with my condition. I enjoyed eating it and my family liked it too. You may visit my friend's site for the recipe (in English).

Sate Ayam Bumbu BBQ (Chicken Satay with BBQ Sauce)


Couple days ago, I wanted to eat sate ayam. It had been a long time that I did not eat that food. So, I browsed around and found an interesting recipe in Budi Boga's site (in Indonesian language). I tried it with slight modifications. It was super delicious!
  • 600 g chicken meat (I took chicken fillet, chopped into small pieces, around 2x2 cm)
  • 1 tbsp butter, melted
  • 1 tbsp garlic powder
  • 1 tbsp lemon juice
  • 1 tbsp soya sauce
  • 1/2 tsp pepper
  • 1/2 tsp salt
  • 1 tsp sugar
Directions:
  • Mix the chicken meat with all other ingredients, then keep it refrigerated for about 30-60 minutes.
  • Grill the meat by using bamboo skewers.
  • Serve with peanut butter sauce or just a mix sauce of sweet soya sauce and chopped green chillies.

My note:
  • I tried three ways to cook/grill this satay. First, I tried with bamboo skewers and grilled in the oven for about 20-30 minutes. Second, I just used a usual pan to fry (not adding cooking oil, just using the butter that covered the chicken meat). Third, I used the grill pan and put it on the stove (see photo). From those ways, I prefer the second and the third.
  • If you do not like peanut butter sauce and sweet soya sauce, this food can be consumed without any of them. Yes, just eat like that, accompanied with some rice and fresh vegetable. Simple, heh...

Thursday, February 26, 2009

Sup Labu Kuning (Soupe au potiron)


Labu kuning mungkin tidak terlalu populer di Indonesia untuk sup atau masakan yang lain. Satu resep menggunakan labu kuning yang pernah aku lihat adalah resep pure/bubur untuk anak bayi di majalah Ayahbunda beberapa tahun yang lalu. Nah, kenapa tidak coba sup labu kuning ini untuk makanan pembuka pada acara makan malam keluarga? Resep ini simple dan cepat. Dan tentu saja rasanya lezat sekali.

Persiapan : 25 mn
Proses memasak : 1h

Bahan (untuk 6 orang) :

- 1 kg labu kuning
- 300 g wortel
- 200 g bawang bombay
- 200 g bawang perai
- butter
- 3 siung bawang putih
- 1 bouquet garni (rempah tumbuhan, biasanya daun Thym dan Laurier)
- 400 ml crème fraîche (krim segar)
- garam
- Air 1.5 l

Proses Memasak :
  • Potong-potong sayuran dalam ukuran besar.
  • Lumuri dengan butter (akan lebih mudah bila butter dicairkan dulu).
  • Tambahkan air, bawang putih yang sudah dimemarkan dan bouquet garni.
  • Masak selama 1 jam.
  • Setelah masak, hancurkan dengan mixer (namun jangan lupa buang dulu bouquet garni-nya).
  • Tambahkan krim segar dan sajikan panas.

Catatan:
  • Aku tidak menggunakan bouquet garni yang sesungguhnya, hanya daun Laurier saja. Namun rasanya tetap enak.
  • Aku tidak menggunakan krim segar, hanya susu cair. Dan susu cair tersebut ditambahkan setelah disajikan di dalam mangkok individual. Jadi terserah masing-masing individu untuk menambahkan seberapa banyak susu.
Sumber http://www.marmiton.org/recettes/recette.cfm?num_recette=18643

Tarte Choco-Banane


Kategori: Sangat Mudah, Murah
Persiapan: 40 min.
Pendinginan: 1h + 15 min.
Proses Memasak: 20 min.
Untuk 6 orang

Bahan isi:
- 3 buah pisang
- 250 g dark chocolate (batang)
- 200 ml krim cair segar
- Sari jeruk citron (dari setengah jeruk citron)
- Setengah botol selai aprikot
- 25 g butter + 10 g untuk mengoles loyang
- Air

Bahan adonan tepung utk tart:
- 250 g tepung terigu
- 125 g butter
- 100 g gula bubuk
- 1 kuning telur
- 2 sendok makan susu cair
- Garam

Cara memasak:

Adonan tepung.
Dalam mangkok, masukkan tepung terigu, gula bubuk, butter yg dipotong kecil2, garam sejumput dan aduk semua. Tambahkan kuning telur dan susu. Aduk cepat utk menghasilkan adonan yang rata. Bungkus adonan dalam plastik film dan biarkan selama 1 jam.

Panaskan oven 180 derajat.

Oles butter di loyang tart ukuran diameter 26 cm.
Giling adonan tepung dan letakkan menutupi loyang. Ratakan. Potong sisa adonan yang keluar dari loyang spy rapi.
Tusuk2 adonan bagian dasar dgn garpu.
Panggang tart di oven selama 20 menit.
Dinginkan.

Adonan Isi.
Potong2 coklat batang kecil2, masukkan dalam pan kecil.
Panaskan krim cair sampai mendidih. Tuang ke ke dalam pan berisi coklat sambil diaduk2 rata dan coklat meleleh.
Tambahkan butter dan aduk rata.

Tuang adonan isi di atas lapisan tart. Biarkan dingin selama kurang lebih 15 menit.

Sementara itu, potong2 pisang, kemudian lumuri dgn air sari citron.
Panaskan selai aprikot bersama 3 sendok makan air sampai tercampur rata.
Tata potongan pisang di atas tart, kemudian tuang selai aprikot di atasnya dgn rata.
Simpan di kulkas sblm disajikan. Namun sekitar 20 min sblm dimakan, dikeluarkan dulu dari kulkas ya.

Catatan Sitha:
- Berhubung loyang yg ada di rumah lebih kecil, jadi aku cuma pakai 2 pisang dan 200 g coklat. Daku lupa mengurangi selai aprikot-nya, jadi kayaknya kebanyakan deh... hehe... Pisangnya tenggelam di lautan selai aprikot.
- Dan berhubung aku tdk setelaten suamiku, jadi utk adonan tepung, aku beli yang sudah jadi aja (tinggal pakai di loyang, panggang, beres).
- Komentar suami, anak dan ponakan: Enakk...!

Sumber: Majalah Cuisine et Vins de France No. 126 edisi Feb-Mar 2009

Thursday, February 5, 2009

Wirework Pendant

Based on "fleur wirework pendant" project by Catherine Nay at Step-by-Step Wire Jewelry magazine Spring 2009.


Using Beadalon copper wire 20 ga and 24 ga, Czech glass beads 4 mm and rubber cord.